Kamis, 13 November 2014

Lepaskan Diriku

Cabik-cabiklah diriku. Hancurkanlah segala rasaku.
Tusuk aku tepat didaku. Agar segala rasa ini hilang tak bersisa.
Renggutlah nyawaku. Hapuslah ingatanku.
Lenyapkan diriku, terbebas dari jerat cintamu.
Aku tak ingin merintih. Aku tak ingin tersiksa.
Karena kamu dan dirimu, membelenggu satu dalam jiwaku.

Lepaskan aku. Bebaskan diriku. Jauhkan aku dari dirimu.
Biarkan nafas ini berdentum berirama.
Biarkan lara ini menepi tanpa sisa.
Dan biarkan luka ini perlahan hilang direnggut waktu.

Kau permata dalam diriku. Kau intan dalam sanubariku.
Bahkan kau segalanya dalam hidupku.
Tapi kau tak pernah bisa.. menjadikan aku permaisurimu.
Kau tak pernah bisa.. menyandingku di singgasana hatimu.
Namun kau hanya bisa.. mengusik mimpi bahagiaku bersamamu,
Meracuni segala rasaku, menghempas asaku denganmu,
Dan mendepak rasa cintaku.. jauh dari sisimu.

Jujurlah... mengapa tak jujur saja, sayang?
Terlalu sulitkah ‘tuk kau ungkapkan?
Sesulit itukah “tidak” untuk kau ucapkan?
Siapalah aku dimatamu, sayang?
Sehina itukah diriku? Sayang........

Jumat, 07 November 2014

Kaulah Kekuatanku

Jangan bersedih. Apalagi harus menangis.
Jangan lakukan itu. Jangan tampakkan segalanya.
Jangan biarkan luka dan sedih merangkulmu. Jangan...
Jangan sendiri. Jangan bersembunyi.
Dan jangan kalah dari dunia.

Ibu, dunia memang kejam.
Meski nampak begitu indah, dunia juga punya sisi menyedihkannya.
Ibu, dunia mungkin akan menjadikanmu goyah.
Tapi jangan kalah.. ibu tidak boleh kalah oleh dunia.
Dunia ini mungkin sebuah permainan,
Tapi ibu tidak boleh berhasil di permainkan oleh waktu.

Ibu, hapus tangismu. Jangan menangis...
Karena tangismu menghancurkan pertahananku.
Kau tidak boleh goyah, ibu.
Ketika aku jatuh terlalu dalam, kau tidak boleh ikut jatuh.. ibu.
Karena kau kekuatanku,
Sulit rasanya mendengarmu menangisiku.

Ibu, karenamu aku bertahan.
Karenamu ku temukan sebuah kekuatan tak tertandingi.
Karenamu ku temukan sebuah tempat tuk bersandar.
Tapi, ketika kau juga tlah goyah...

Aku menjadi kehilangan sandaran, ibu....